Monthly Archives: September 2009

kacau,,

udah jarang blog,

sekalinya buat postingan gak guna,

hahahahha,,,

tp ttp ajah saya rindu dengan dunia blogging,,,

udah ah,,  segituh ajah,,

my mao bo2 dolo,,,

ntar  my nulis panjang kali lebar kali tinggi ya,,,,,

*lebaaaaaaayyyyyyyyyyyyy*

udah kayak itung2 matematika ajah,,,,,

buat tmen2 yang gak my bales komentnya maaf bgt ya,,,,

tp jangan pernah jera untuk mampir kesini,,,,

my ttp ada disini kq, tp jarang untuk menampilkan diri *sok artes bgt c emy nech*

tengkyu ya temen2,,,

13 Comments

Filed under Hoby, My Blog, Uncategorized

katanya,,

katanya setia

ternyata mendua,

katanya hanya ada satu cinta,

ternyata ada banyak cinta,

katanya mencintai,

tapi  menyakiti,

katanya cinta mati,

tapi melukai,

tapi ituh semua kan hanya katanya,

yang penting ituh kan buktinya,

15 Comments

Filed under Uncategorized

aarrrgghhh,,

aku sedih,,,

gak tau mao nulis apa,,,

yang pasti aku pengen nangis,,,

tapi gak bisa,,,

pengen teriak,,,

tapi lebih gak mungkin lagi,,,

mau marah,,,

tapi marah sama siapa,,,

kenapa c feel Q kacau banged,,,

apa c salah Q,,,,?????

sumber foto dari om google,,

sumber foto dari om google,,

3 Comments

Filed under Kata, Puisi, Sahabat

puasa,,,

Puasa tahun ini menurut saya berbeda banged dengan puasa 4 tahun yang lalu. Karena selama 4 tahun yang lalu saya hanya bisa buka puasa di rumah hanya hari sabtu dan minggu saja, karena senin sampai jumat saya harus berbuka puasa di kampus bareng temen2 yang lain. Maklum,, karena kuliahnya di jam 5 sore hingga 9 malam.

Sebenernya gak menderita2 amat c kalau harus buka puasa di luar bareng temen2, tapi masalahnya terkadang waktu berbuka puasa dan waktu sholat magrib sangat mepet, karena di jam 7 harus sudah memasuki ruangan kelas untuk mengikuti perkuliahan.

Tapi tahun ini saya full berbuka puasa di rumah, hanya beberapa kali kemaren saja saya buka puasa bareng temen. Selebihnya di rumah terus,, dan berbuka puasa hanya ber4 dengan ibu, bapak, saya dan adek. Hanya terkadang abang, kakak ipar dan ponakan saya ke rumah untu buka puasa bersama.

buber,,,,

buber,,,,

bokap & my

bokap & my

Seperti hari ini, ponakan saya dateng ke rumah dan dia baru saja selesai belanja untuk persiapan lebarannya, ohh,,, ponakan saya yang berumur 6tahun ini full lho puasanya. Tapi ntah kenapa setiap akan berbuka puasa dia pasti akan meminta segala macem makanan, *mungkin karena laper kali ya*. Tapi bangga kq, umur segitu sudah bisa full puasanya,,

my & ponakan

my & ponakan

Ramadhan tahun ini banyak yang saya alami, mulai dari segala hal-hal baru yang dialami, hal-hal yang membingunkan saya, hal-hal yang menambah beban fikiran, bahkan hal-hal yang menyenangkan dan menggemberikan juga ada. Karena di ramadhan tahun ini saya menjalani semuanya seorang diri, tanpa teman2 yang 4tahun biasanya bersama-sama trus, tanpa pelajaran2 kuliah yang kadang-kadang melelahkan ituh, tapi saya sangat berharap semoga dapat bertemu dengan ramadhan tahun depan.

Gak terasa hanya tinggal beberapa hari lagi sudah akan menjelang idul fitri, semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih suci untuk kedepannya.

22 Comments

Filed under My Blog, My Story, Puisi, Sahabat, Uncategorized

Bukan Malaikat,,,

Mungkin kau sudah lupa bagaimana rasanya dicintai, disayangi, diperhatikan, dimanja,,

Mungkin kau juga sudah lupa bahwa kau juga punya hati,

Mungkin juga kau lupa bahwa kau ituh hanya manusia biasa,

Mungkin kau lupa bahwa kau takkan sanggup jadi malaikat,

Coba Tanya kedalam hatimu, kapan sich terakhir kali kau merasakan dicintai, disayangi, diperhatikan, dikangeni?

Coba kau fikirkan lagi, kapan sich terakhir kali kau merasa dirimu ada bersamannya?

Coba kau fikirkan lagi, kapan sich terakhir kali kau merasa sangat nyaman dengannya?

Kau hanya diam, tak dapat menjawab semua pertanyaan ituh,

Kau hanya diam bahwa kau memang sudah sangat lama tak merasakan ituh semua,

Kau hanya diam menyadari akan dirimu sendiri,

Karena selama ini kau hanya melakukan bagaimana cara agar kau terus mencintainya,

Kau melakukan bagaimana caranya agar kau tak menyakitinya,

Kau melakukan bagaimana caranya agar dia bisa merasakan cintamu,

Dan kau tidak pernah sadar akan hal ituh,,,

Hanya karena mengatasnamakan cinta,,,

Ya,, cinta yang hanya mencintai,,,,

Tapi satu pertanyaan,,, “apa bisa bahagia hanya dengan mencintai??”

*dan ingat satu hal, Kita Hanya Manusia Biasa, Bukan Malaikat*

26 Comments

Filed under Kata, Puisi, Sahabat