Berdoa ituh hanya butuh keikhlasan, kesungguhan dan keyakinan, karena berdoa memang hanya sesimpel ituh. Saya sering berdoa bahkan setiap hari, banyak doa yang saya panjatkan kepada Allah, dalam keadaan apapun dan bagaimanapun baik senang maupun sedih.
Saat saya dirundung masalah yang saya rasa tak ada habis2nya, maka dalam doa saya selalu memohon agar Allah meringankan segala masalah ituh. Saat saya dirundung kesedihan yang sepertinya tak bertepi, maka saya akan memohon kepada Allah agar segera mengurangi kesedihan ituh. Hmmmm,,, intinya saya memohon agar saya terlepas dari segala masalah, dan keadaan hidup serta perasaan yang tak menentu sehingga terkadang membuat saya hampir putus asa. Dan pada saat senang meliputi saya, maka saya juga tak lupa bersyukur dengan nikmat senang ituh.
Sampai suatu saat saya membaca status fb seorang teman, yang bunyinya seperti ini “saat beban terasa berat, jangan berdoa meminta beban yang lebih ringan, tapi mintalah bahu yang lebih kuat”. Saya seperti tersadar dengan kata2 ituh, dan saya berfikir bahwa selama ini doa saya terlalu cemen seolah-olah saya adalah orang paling sedih di dunia ini, sedangkan Allah pasti sudah mengukur kemampuan saya untuk menerima segala senang dan sedih saya.
Harusnya saya memohon kepada Allah, agar diberikan bahu yang kuat, sehingga saya tidak hanya dapat menanggung beban saya saja, tp bahu ituh juga bisa membantu mengurangi kesedihan orang lain. Saat saya sedih, maka harusnya saya memohon untuk diberikan mata yang jernih sehingga tidak mudah untuk menangis terhadap hal2 yang sepele, meminta hati yang bersih sehingga tidak pernah berprasangka buruk terhadap semua masalah yang ada dan selalu berprasangka baik kepada orang lain.
