Macet

Bersabar menghadapi macet selama 1 jam adalah hal yang mejengkelkan buat saya. Secara di kota tempat tinggal saya jarang-jarang terjadi kemacetan lalu lintas. Kemacetan terjadi paling-paling jika pada saat hari besar dan itu terjadi sangat jarang. Nah hari ini saaaya harus menghadapi macet di kota Medan, mulai dari disebabkan oleh matinya lampu lalu lintas, pohon-pohon yang tumbang bahkan kesemrautannya orang-orang dalam menggunakan jalan.
Kalau saya fikir-fikir kembali, orang-orang yang hidup dikota besar seperti Jakarta contohnya, mereka harus menghadapi macet setiap hari. Ibaratnya, macet sudah menjadi suatu momok yg harus dihadapi. Dan menghadapi kemacetan satu-satunya adalah dengan kesabaran extraaa bangeettt… Saluttttt banget buat mereka-mereka yang bersabar dengan kemacetan.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Penghujung Ramadhan

Sudah di Penghujung Ramadhan..
3 hari menjelang lebaran, dan pagi ini kami terlambat makan sahur. Kebangun setelah imsak, dan dengan buru-buru makan sahur sebelum Adzan berkumandang.
Makan nasi dan air putih secukupnya. Yang penting sempat untuk sahur.
Semoga ibadah puasa kita diterima Allah SWT, Aamiin…..

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
ﻭَﻛُﻠُﻮﺍ ﻭَﺍﺷْﺮَﺑُﻮﺍ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺘَﺒَﻴَّﻦَ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟْﺨَﻴْﻂُ ﺍﻷَﺑْﻴَﺾُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻴْﻂِ
ﺍﻷَﺳْﻮَﺩِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﺛُﻢَّ ﺃَﺗِﻤُّﻮﺍ
ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ
‘Makan dan minumlah sampai telah jelas bagimu
benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.
Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam
(tiba) (Q.s. Al-Baqarah: 187).’
Oleh karenanya, jika seseorang telah mendengar
adzan dan dia yakin bahwa adzan itu dilakukan
ketika terbit fajar maka wajib baginya untuk mulai
puasa. Jika muadzin mengumandangkan adzan
sebelum terbitnya fajar, tidak wajib bagi seseorang
untuk mulai puasa, serta dia boleh makan dan
minum sampai terbitnya fajar jelas baginya.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Doa Yang Dibaca di Malam Lailatul Qadar

doa-malam-lailatul-qadar1

Doa yang Dibaca di Malam Lailatul Qadar

Apa do’a yang dianjurkan banyak dibaca pada malam lailatul qadar?

Ada do’a yang pernah diajarkan oleh Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam jikalau kita bertemu dengan malam kemuliaan tersebut yaitu do’a: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).

 عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih). Hadits ini dibawakan oleh Imam Tirmidzi dalam bab “Keutamaan meminta maaf dan ampunan pada Allah”. Hadits di atas disebutkan pula oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Marom pada hadits no. 706.

Maksud dari “innaka ‘afuwwun” adalah yang banyak memberi maaf. Demikian kata penulis kitab Tuhfatul Ahwadzi.

Para ulama menyimpulkan dari hadits di atas tentang anjuran memperbanyak do’a “Allahumma innaka ‘afuwwun …” pada malam yang diharap terdapat lailatul qadar. Do’a di atas begitu jaami’ (komplit dan syarat makna) walau terlihat singkat. Do’a tersebut mengandung ketundukan hamba pada Allah dan pernyataan bahwa dia tidak bisa luput dari dosa. Namun sekali lagi meminta ampunan seperti ini tidaklah terbatas pada bulan Ramadhan saja.

Al Baihaqi rahimahullah berkata, “Meminta maaf atas kesalahan dianjurkan setiap waktu dan tidak khusus di malam lailatul qadar saja.” (Fadho-ilul Awqot, hal. 258).

Ibnu Rajab rahimahullah juga memberi penjelasan menarik,

و إنما أمر بسؤال العفو في ليلة القدر بعد الإجتهاد في الأعمال فيها و في ليالي العشر لأن العارفين يجتهدون في الأعمال ثم لا يرون لأنفسهم عملا صالحا و لا حالا و لا مقالا فيرجعون إلى سؤال العفو كحال المذنب المقصر

“Dianjurkan banyak meminta maaf atau ampunan pada Allah di malam lailatul qadar setelah sebelumnya giat beramal di malam-malam Ramadhan dan juga di sepuluh malam terakhir. Karena orang yang arif adalah yang bersungguh-sungguh dalam beramal, namun dia masih menganggap bahwa amalan yang ia lakukan bukanlah amalan, keadaan atau ucapan yang baik (sholih). Oleh karenanya, ia banyak meminta ampun pada Allah seperti orang yang penuh kekurangan karena dosa.”

Yahya bin Mu’adz pernah berkata,

ليس بعارف من لم يكن غاية أمله من الله العفو

Bukanlah orang yang arif jika ia tidak pernah mengharap ampunan Allah.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 362-363).

Hadits ‘Aisyah di atas juga menunjukkan bahwa do’a di malam lailatul qadar adalah do’a yang mustajab sehingga dia bertanya pada Rasul mengenai do’a apa yang mesti dipanjatkan di malam tersebut.

Hadits ‘Aisyah juga menunjukkan bahwa jika seseorang berdo’a pada Allah diperantarai dengan tawassul melalui nama-nama Allah. Seperti dalam do’a terlebih dahulu memuji Allah dengan ‘Allahumma innaka ‘afuwwun, yaitu Ya Allah yang Maha Pemberi Maaf’. Bentuk do’a semacam ini adalah bertawassul terlebih dahulu dengan nama atau sifat  Allah yang sesuai dengan isi do’a.

Dalil di atas juga menunjukkan bahwa sifat ‘afwu (pemaaf) adalah di antara sifat Allah. Maksud ‘afwu adalah memaafkan dosa yang diperbuat hamba. Begitu pula hadits tersebut menetapkan sifat mahabbah (cinta) bagi Allah. Penetapa sifat di sini adalah sesuai dengan keagungan Allah, tanpa dimisalkan dengan makhluk dan tanpa ditolak maknanya. Wallahu a’lam.

Semoga Allah memberi taufik pada kita untuk memperbanyak do’a yang sedang kita kaji ini di penghujung Ramadhan.

Artikel ini saya copas dari Dari Sini .. Semoga bermanfaat untuk kita umat Islam..

Leave a comment

Filed under Ramadhan

Ramadhan Tahun Ini

Selama menikah, sudah 3x menjalani Ramadhan dengan status sebagai seorang istri.  Dan didampingi seorang Suami. Tahun ini Ramadhan bisa bareng suami tercinta, karena tahun lalu LDR-an, suami di Medan, sedangkan saya di Pematangsiantar.
Ramadhan kali ini bisa ibadah bareng-bareng, Indahnyaaa…..
LDR-an itu gak enakkk pake banget….
Ramadhan ini juga sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan acara Lamaran c Bungsu. Dengan konsep lamaran yang dia buat sendiri, sebenernya nggak buat sendiri deh, karena ada Super Dad kami yg senantiasa bisa mewujudkan impian anak-anaknya. Tapi kami yakin dia melakukannya dengan ikhlas demi kebahagiaan anaknya. Semoga Allah senantiasa memberikan Berkah, Kesehatan, Keimanan dan Kebahagiaan Dunia Akhirat kepada My Super Dad & My Super Mom…. Aamiin Ya Rabbalalamin…..

3 Comments

Filed under Anak, Cinta, My Story, Pernikahan

Friday I’m in Love

image

Sudah Jum’at ajahh …
Senengnya karena sudah hampir weekend aja.. Untuk seorang pekerja seperti saya, weekend adalah saatnya untuk istirahat atau refreshing.
Walau dirumah hanya sekedar dirumah, menikmati acara di Televisi atau mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah)….

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Hidup ituh Wonderful

cropped-header2

Kadang orang yang kau percayai malah mengkhianatimu,

Kadang orang yang kau harapkan malah mengecewakanmu,

Kadang orang yang kau curigai malah dialah seorang yang tulus,

Kadang orang yang kau cintai malah memilih untuk meninggalkanmu,

Kadang kekasih hatimu lebih memilih untuk menikah dengan orang lain,

Kadang seorang sahabat yang selama ini bersamamu malah pergi saat kau membutuhkannya,

Kadang dia yang membuatmu jatuh cinta malah melukaimu terlalu dalam,

Hidup ini benar-benar indah ya, penuh misteri,

Kadang merasa ingin menyerah dengan semua masalah yang terjadi,

Tapi selalu saja ada orang-orang yang penuh semangat, mendukung dan membantumu melewati setiap masalah, setiap ujian dalam hidup ini yang akhirnya membuatmu malah bertambah kuat dan yakin bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini, Masalahmu tidak abadi, Cintamu tidak abadi, Sakitmu tidak abadi.

Yang membedakan hanya prosesnya, bagaimana menjalani hidup ini dengan baik, berkualitas dan berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Jadi inget dengan catatan saya di agenda kerja, “selama dia manusia maka dia pasti akan meninggalkanmu atau kau yang akan meninggalkannya, jadi sudah hal yang wajar jika ada yang datang dan ada yang pergi”. Dan seseorang juga pernah bilang “bertindaklah menurut perlakuan yang kita terima”.

Saya jadi ingat dengan curhatan teman-teman, kadang ada yang curhat tentang pekerjaannya yang begitu membosankan, tentang seorang mahasiswa yang mau buru-buru pulang ke kampung halamannya karena sudah gak betah diperantauan untuk menuntut ilmu, ada yang sedang berantem dengan pacaranya, ada yang sedang galau karena patah hati berulang-ulangnya, ada yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan, ada yang sedang bermasalah dengan suaminya, ada yang sedang CLBK. Semua masalah-masalah ituh hanya singgah sebentar, hanya sesaat, setelah semua proses lalu akan kembali seperti semula. Percayakan saja semuanya pada waktu, karena waktu yang akan menyembuhkan ituh semua. Sabar, lakukan yang terbaik dalam hidup, lalu Allah pasti akan menolong kita. Jika kita berharap kepada manusia, maka siap-siaplah untuk kecewa, saya hanya ingin berharap kepada Allah, biar gak kecewa.

*) Tulisan ini tersimpan di Laptop Saya sudah dari beberapa Tahun yang lalu, Pada waktu itu niatnya mau dijadiin Buku, Tapi karena Partner untuk buat bukunya tiba-tiba amnesia untuk melanjutkan menulis buku, jadinya tulisan ini hanya teronggok di file saja.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Saat Berusaha Untuk Menjadi Ibu

29

Saya ingin sedikit bercerita tentang pengalaman saya saat berusaha untuk menjadi seorang ibu. Saya dan suami sudah menikah selama 2 tahun, dan diusia pernikahan tepat 2 tahun itu kami memutuskan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Ada serangkaian pemeriksaan yang kami lakukan. Mulai dari USG Rahim, Analisa Sperma hingga HSG. Dari serangkaian pemeriksaan itu, hasilnya Alhamdulillah bagus semuanya. Dokter hanya memberikan kami Vitamin.

Pemeriksaan itu kami lakukan pada April 2015 dan sekarang saatnya Yakin, Sabar, Usaha dan Berdoa kepada Allah. Semoga Allah memberkahi usaha kami berdua untuk memiliki keturunan, Aamiin Ya Rabbalalamin.

*) Foto bayi lucu itu adalah keponakan saya yang Lutcu dan Cuantik..

Leave a comment

Filed under Anak, Cinta, Kehamilan