Sahur Berdua

Laughing Caucasian baby girl

Foto From Google

Selama saya dan suami menikah, baru tahun ini kita merasakan Sahur hanya berdua. Biasanya sahur bersama Bapak, Mamaq + Adek Tersayang. Tahun ini sangat berbeda, karena kami sudah berumah sendiri, jadi kami sahur dirumah, dengan tetap menu sahurnya masakan Mamaq tersayang. Dan ditahun ini juga adek saya sahur perdana dengan suaminya. Yang artinya, Bapak dan Mamaq sahurnya hanya berdua. Hikss…

Tapi walaupun begitu, untuk setiap buka puasa, saya dan suami tetap berbuka di rumah orangtua. Tidak pernah buka dirumah kami sendiri. Agar saat berbuka, bisa berkumpul dengan orangtua saya. Terkadang kami membawa ponakan saya ke rumah, agar rumah terasa ramai dengan hadirnya.

Semoga ini tahun terakhir kami sahur berdua, semoga tahun depan sudah sahur bersama buah hati kami, Aamiin… (minta didoain). Kami tidak pernah putus berdoa agar kami segera diberikan keturunan. Di Ramadhan yang penuh berkah ini, semoga Allah mengabulkan doa-doa kami. Aamiin ya Rabbalamin..

Happy Fasting ya buat yang menjalankannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s